Hidup di dalam Terang

13 Apr 20150 komentar



"Tetapi jika hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, AnakNya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa"

Hidup di dalam terang 

Mereka mengklaim bahwa mereka mempunyai pengetahuan yang khusus tentang Allah tetapi tingkah lakunya sama sekali jauh dari tuntutan etika Kristen.
Dengan tegas Yohanes mengatakan bahwa Allah adalah terang, sehingga anak-anak terang tidak dapat hidup dalam dua dunia, yaitu terang sekaligus gelap. Sebab di dalam terang tidak ada kegelapan, tidak ada yang tersembunyi.
Terang berfungsi menuntun, membimbing perjalanan hidup manusia. Terang juga menunjukkan segala perbuatan manusia yang salah dan mengarahkanya ke dalam kebenaran. Dalam tulisan lain, Rasul Paulus menerangkan arti terang dan kegelapan itu sebagai berikut :
"Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran" (Ef. 5:8-9).

Kegelapan  menunjukkan kepada kehidupan yang tersisah dari Yesus. Orang yang berjalan dalam kegelapan adalah orang yang tidak tahu dan tidak mengerti kemana ia harus pergi (Yoh. 12:35). Orang yang hidup dalam kegelapan adalah orang yang hidup dalam kekacau-balauan, ia tidak punya aturan, makna hidup dan tanpa moral.
Penulis dalam nasehatnya, dalam menghadapi kaum "gnotisisme" (ajaran yang mengandalkan pengetahuan untuk mempercayai Kristus) bahwa kebangkitan Kristus sebagai bukti inkarnasi. Karena azas pengetahuan mereka menjadi tidak percaya kepada Kristus. Tetapi bagi orang Kristen, kesaksian para rasul menjadi bukti bahwa Kristus benar-benar bangkit mengalahkan maut dan kematian.
Yohanes juga menyampaikan strategi untuk mengalahkan dunia ini, ayat 5, "Siapakah yang mengalahkan dunia ini, selain daripada dia yang percaya bahwa Yesus adalah anak Allah? sikap percaya bahwa Yesus adalah anak Allah, lahir dari Allah haruslah "dipelihara" dengan baik dalam kehidupan dan doa. Satu hal yang perlu kita sadari bahwa Allah telah menyediakan senjata rohani bagi kita, (Ef. 6:10-13), yaitu: hiduplah menurut terang Kristus. Amin
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. Pisscor Berbagi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger