Dia memang Raja

17 Apr 20120 komentar

 Yohanes 12:12-19
“Kamu lihat sendiri bahwa kamu sama sekali tidak berhasil, lihatlah, seluruh dunia datang mengikuti Dia.” (Yohanes 12:19)

Hari peringatan Minggu palem,  saat Yesus disambut bagaikan Raja oleh banyak orang di Yerusalem dengan sorak-sorai dan lambaian daun palem (ayat12-13). Apakah saat itu orang sungguh menyadari bahwa Yesus adalah Tuhan, Raja atas segenap semesta? Kita tak tahu pasti. Alkitab mencatat sambutan  meriah itu diberikan karena Yesus baru saja membangkitkan orang mati (aya17). Mungkin mereka berharap melihat lebih banyak demonstrasi kuasa dari “Raja” ini.
Ditengah riuh massa ada juga celetuk sekelompok Farisi yang terdengar frustasi. “Lihat sendiri, kamu sama sekali tidak berhasil”. Apanya yang tidak berhasil ? Menurut Yohanes, sekelompok ini selalu berusaha mencari kesalahan Yesus, berusaha menangkap dan membunuh-Nya. Mereka tak ingin orang mengikuti , apalagi me-Rajakan Yesus. Namun, usaha mereka selalu gagal. Merenungkan semua itu Yohanes menyadari bahwa Yesus, sang anak Allah, memegang kendali atas dunia. Ia mencatat bahwa Yesus bertindak  menurut “saat-Nya”, bukanlah saat manusia.
Ya, bukan manusia yang menjadikan Yesus berstatus Raja. Suka atau tidak, diakui atau tidak, Yesus adalah Tuhan, Raja yang patut disembah segenap semesta. Kedatangan dan penyambutan-Nyadi Yerusalem telah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya. Para murid ikut menggenapkan nubuat itu tanpa mereka sadari. Bahkan celetukan orang Farisi “seluruh dunia datang mengikuti Dia” akan menjadi kenyataan.

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. Pisscor Berbagi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger