Undangan Untuk Bertobat

8 Jan 20122komentar

By Pisscor

Yohanes Pembabtis menjadi "poreder" saat kedatangan "tamu agung" Yesus Kristus Juru selamat dunia. Kebahagiaan dan sukacita hanya dari Dialah segalanya. Kita dapat melihat ciri Yohanes antara lain ;
1. Yohanes adalah pengkotbah alami, yang berani tanpa rasa takut mengutuk segala kejahatan. Ia menyampaikan undangan kepada umat Tuhan untuk menyambut kedatangan Mesias dengan pertobatan : "Bertobatlah dan berilah dirimu di babtis, dan Allah akan mengampuni dosamu".
2. Yohanes pembabtis memisahkan diri dari kebiasaan - kebiasaan dunia : Berkhotbah di padang gurun, jubah bulu unta, ikat pinggang kulit, makananya belalang dan madu hutan. Hal ini juga hendak mengingatkan kita bahawa dalam pelayanan, kita harus bisa memisahkan diri dari hal-hal dunia yang penuh kemunafikan, kepalsuan, congkak tinggi hati dan sebagainya yang berbaur dengan sifat kejahatan. Karena hal tersebut yang menjadi pengganggu dalam pelayanan kita dan mengurangi  wibawa Firman Tuhan.

3. Yohanes pembabtis mengenal siapa dirinya : "membuka tali kasutNya pun aku tidak layak". Ia tidak mau ditinggikan, walaupun ada kesempatan untuk itu. Betapa banyak kini orang yang merasa berjasa dan ingin dihargai atas pelayanan mereka yang seolah-olah karena merekalah jemaat tersebut berkembang.
4. Yohanes menawarkan babtisan pertobatan bagi orang-orang yang mau diampuni dosanya. Banyak orang yang merespon panggilan ini dengan mengakui dosa dan memberi diri dibabtis. Yesus juga dibabtis walaupun ia bukan Pendosa! Babtisan-Nya disungai Yordan menggambarkan penderitaan yang akan Dia alami dikayu salib, ketika ia memikul dosa dunia sekaligus merupakan pernyataan kasih-Nya pada dunia yang terhilang.
5. Pada waktu Ia keluar dari air, Dia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung Merpati turun keatasNya, lalu terdengarlah suara dari Sorga : "Engkaulah AnakKu, yang Kukasihi, kepadaMulah Aku berkenan". Pernyataan ini adalah sekaligus pehtahbisan Yesus sebagai Raja : "Engkaulah Anakku" Pentahbisan Nabi : "Engkaulah Kukasihi" Pentahbisan Iman : "KepadaMulah Aku berkenan".

Nast ini hendak mengajak kita untuk bertobat , sehingga kehadiran kita membawa sukacita dan terang bagi orang-orang disekitar kita. Pertobatan yang dimaksudkan, tentu tidak hanya sebatas perubahan pikiran, tetapi juga harus dibarengi dengan perubahan dalam tindakan, perilaku dan perbuatan. Itulah yang diminta oleh Yohanes pembabtis untuk dilakukan orang banyak dalam menyambut kedatangan Mesias. Jasi pertobatan yang diminta adalah perubahan pribadi yang seutuhnya, yang didorong dengan keinginan sendiri tanpa paksaan, tetapi dari pikiran sendiri yaitu perubahan karena kesetiaan kepada Yesus Kristus, Anak Allah. Perubahan yang timbul karena kita mengasihi Allah.
 Untuk melakukan perubahan, kita harus memulai dari hal-hal yang kecil, misalnya : Kebersihan lingkungan , rumah dan Gereja kita, kesadaran pelestarian lingkungan hidup disekitar rumah maupun Gereja kita. Membuang sampah tepat pada tempatnya. Memang hal-hal tersebut terkesan kecil dan sepele, tetapi mulai dari hal itulah kita dilatih untuk melakukan perubahan pikiran , tindakan dan perilaku yang lebih besar. Perubahan perilaku dari yang sebelumnya, tidak peduli kebersihan menjadi peduli kebersihan, dari sebelumnya yang tidak peduli lingkungan menjadi peduli lingkungan. Dengan hal yang seperti itu, kita akan mengalami perubahan yang komprehensif menuju pertobatan yang lebih besar. Thanks.
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

Anonim
12 Januari 2012 21.56

i like it man,,,

Anonim
14 Januari 2012 05.04

mantap ...

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. Pisscor Berbagi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger